Puisi

SEJAK KAPAN

Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai cinta
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Luka
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Duka
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Kasih
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Letih
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Sedih
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Sayang
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Hilang
Sejak kapan cinta dinikmati
Sebagai Lengang
Sejak, Sejak, Sejak, Sejak Kesunyian
Meresap
Berubah menjadi
Kebetulan

Jika Cinta adalah cahaya
Maka cahaya itu adalah API
Jika Rindu adalah cahaya
Maka cahaya itu dalah API
Jika Cemburu itu adalah cahaya
Maka cahaya itu adalah API
Jika Kehilangan itu Adalah cahaya
Maka Cahaya itu adalah API

Jika cahaya itu adalah
Cinta
Rindu
Cemburu
Kehilangan
Maka Apilah
Yang Membakar
Kesemuanya
Kesemuanya!!!

BUAT BATU BUTA

Cinta buta,dibuat menjadi membatu
Batu-batu Buta,karna cinta yang dibuat-buat
Cinta buta,dibuat menjadi batu
Mari buatkan cinta tak mengenali batu
Hanya batu untuk Prasasti kenangan
Mari,Bantu aku hancurkan batu buat cinta
Biar,tak bertuba membunuh kita
Sebab tuba tabu dibuat cinta
Maka cinta bukan batu

(Mari,buatkan cinta seperti yang kita mau)

DAMAI

Ternyata
Dalam Dingin Kutemukan damaimu
Dalam basah ku hampiri gelisahmu
Sungguh
Damaiku malam ini
Tak lepas dari bayangmu
Memang
Kuimpikan rumah diatas bukit
Dalam dingin pagi yang membiusku
Adakah
Rumah kita tercipta
Bersama Matahari terbit
Bersama Angin menyejuk bumi
Bersama Gunung terbias kuningan
Bersama Awan yang berteriak rancak
Bersama biru laut
Bersama biru langit
Bersama damai
Bersamamu………..

Bara (Raff)

Tinggalkan Balasan